Diusia Senja, Sepasang Suami Istri Hidup Dalam Sakit dan Keterbatasan

Sepasang Suami Istri Hidup dalam keterbatasan, Papuk Mahyudin dan Papuk Sakdah

Lombok Utara – BerbagiNews.com – Namanya Papuk Mahyudin berusia 73 tahun dan Istrinya Bernama Papuk Sakdah berusia 70 tahun tinggal di Dusun Terengan Lauq, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara, NTB.

Sepasang suami istri ini hidup penuh dengan keterbatasan disebuah rumah kecil tanpa anak dan keturunan. Di usia senja ini, tak banyak yang bisa mereka lakukan selain menunggu belas kasihan orang orang di sekitarnya.

Apalagi dengan kondisi yang memprihatinkan saat ini. Nenek Sakdah menderita cacat di pengelihatan hingga tak mampu melihat. Papuk Mahyudin sedang mengidap pembengkakan di area perut. Menurut pemeriksaan sementara ada indikasi tumor dan kerusakan ginjal di dalam organ dalamnya.

Dalam kondisi ini mereka hanya mengaduh pasrah tak berdaya di pembaringan mereka. Saling menguatkan dalam sakit yang mereka derita.

Bapak Hirsan Kadus Terengan Lauq kepada BerbagiNews mengatakan, “Penyakit ini harus segera ditinjaklanjuti secara medis, karena benjolan di perut Papuk Mahyudin sudah mengeras seperti batu. Tapi apalah daya, keterbatasan ekonomi membuat mereka hanya menunggu uluran tangan dari kita, orang-orang yang mungkin diberikan izin oleh ALLAH untuk membantu mereka”.

Mari ringankan beban mereka dengan rizki yang kita punya. Sedikit tapi insya Allah bermanfaat besar untuk membantu operasi dan pengobatan mereka. (Redaksi/BBN)

Baca Juga :  Seorang Nenek Tua Hidup Sendiri dari Belas Kasihan Tetangga