Korban Gempa, Warga Moncok Karya Masih Tinggal Dibawah Terpal

BerbagiNews.com bersama Tangan Berbagi Indonesia bersilaturahmi mendatangi kediaman Bpk Rumenah dan membawakan 10 kg beras dan Bapak Rumenah pun menerimanya dengan rasa haru dan bahagia.

Mataram, BerbagiNews.com – Korban Bencana gempa Lombok hingga kini masih dirasakan dampaknya.  Namanya Bapak Rumenah (68) tinggal bersama istrinya Ibu Simah (63) di Gang Sempit RT.02 Lingkungan Moncok Karya Kelurahan Pejarakan Karya Kecamatan Ampenan Kota Mataram.

Bapak Rumenah sebelumnya berprofesi sebagai Tukang Bangunan
dan istrinya kesahariannya keliling komplek-komplek perumahan – perumahan untuk
mencari dan mengumpulkan barang bekas plastik untuk dijual guna kebutuhan hidup
sehari hari.

Namun apalah daya, sekarang Bapak Rumenah hanya terdiam
dirumah, 3 tahun lalu Bapak Rumenah sempat mengalami Operasi Hernia dan
menderita stroke dan hanya tinggal dibalik reruntuhan yang rumahnya rusak
akibat gempa Bumi Agustus 2018 lalu. Sementara sang istri dengan setia menunggu
dan melayani sang suami.

Bapak Rumenah memiliki anak berjumlah 8 orang, sebagian
besar anaknya bekerja sebagai Tukang Bangunan Harian dan ada sebagai pembantu
rumah tangga.

Sampai dengan saat ini masih tinggal di bawah tenda yang
beratapkan terpal yang sudah banyak bocor dan di tambal karduz, berdinding
bedek dan kain dan ada sisi sisi yang tanpa penutup sehingga ketika malam
begitu dingin dan siang begitu panas

Ketika tim Berbagi news mendatangi rumahnya dan menanyakan,
dia nampak begitu sedih atas apa yang selama ini dialaminya. Berkata dalam
bahasa sasak “Tiang wah  2 kali operasi
Hernia, dit mangkin niki kene strok. dait kene sesak nafas, susah sekeli tiang
nafas “ Artinya “Saya sudah 2 kali operasi hernia dan sekarang terkena strok
dan sesak nafas,susah sekali saya bernafas” Ungkap Bapak rumenah sambil
tersengal ia bercerita kepada kami.

Bapak Rumenah berharap ada yang perhatian kepadanya untuk sedikit tidak ada yang mau membantu perbaiki atap rumahnya dan dapat menutup dinding dinding kamar yang sudah bolong dan bocor.

Baca Juga :  Hadiah Pondok Ibadah untuk Tuna Netra Cendi Manik
Tim Tangan Berbagi Indonesia Berdiskusi di Rumah Kepala Lingkungan Moncok Karya (Bapak Suhardi, S.Sos, dua dari kiri)

Bapak Suhardi, S.Sos selaku Kepala Lingkungan mengatakan, “di lingkungan kami ada 150 an warga yang terdaftar sebagai penerima bantuan rumah Gempa, namun sampai dengan saat ini hanya baru ada 12 orang atau 1 kelompok Masyarakat (Pokmas) yang keluar data namanya. Dan kami selaku Perangkat Terus Menerus di datangi Warga baik siang dan malam, mereka sampaikan aduan untuk kejelasan Bantuan dari Pemerintah.”

Semoga Bapak Rumenah dapat memperoleh apa yang dia inginkan,
tentu dengan adanya kepedulian dari kita semua dan Tangan berbagi siap
memfasilitasi dan menyalurkan donasi para sahabat jika ingin berbagi bersama
Bapak Rumenah yang sudah terkena stroke dan masih tinggal dibawah atap terpal.
(Redaksi/BBN)