Sabri, Pedagang Kerupuk Asongan Naik Haji

Foto bersama Bapak Tuan Guru Taisir disebelah kanan bersama Bapak Bupati Lombok Barat, H.Faozan Khalid.S.Ag.Ms.i dan Bapak Sabri.beserta istri di sebelah kiri.

Lombok Barat, BerbagiNews.com – Cita cita untuk ketanah suci guna menjalankan ibadah haji, akhirnya bisa segera terwujudkan oleh Sabri (60) tahun, pedagang kerupuk asongan di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

Pada musim haji tahun ini, pedagang kerupuk asongan atau bakul kerupuk itu terdaftar sebagi calon jamaah haji yang akan berangkat pada 9 Juli 2019, dari Embarkasi Lombok – Bandara Internasional Lombok.

Sabri adalah warga Dusun Tongkek, Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Lombok Barat. Bapak dua anak dan tiga cucu ini mengaku jika menjalankan ibadah haji merupakan cita citanya sejak beberapa tahun silam.

“saya sangat ingin naik haji, beribadah di makkah” katanya saat acara doa dan silaturrahmi dirumahny minggu (07/07’2019)

Acara do’a dan silaturrahmi dirumah Sabri minggu (07/07’2019)

Dari ceritanya, sabri mengaku sempat tak yakin keinginanya bakal terwujud. Alasanya, kondisi ekonomi keluarganya belum memungkinkan untuk biaya pergi haji.

Saat dipastikam namanya masuk dalam daftar calon haji yang akan berangkat tahun 2019, sabri mengaku tak bisa menahan rasa haru dan bahagianya. Namun ada hal yang menarik. Ketika ia bercerita kepada orang orang bahwa akan berangkat haji tahun ini, anehnya bukan dipercaya, malah di cemooh karena dianggap bercanda.

“saya sempat cerita kepada orang orang kalau saya akan pergi haji, laa..tapi mereka gak percaya sama saya, dikira saya becanda. Namun tak mengapa, besok mereka akan tahu” cerita sabri.

Sabri merupakan seorang pedagang asongan kerupuk kulit di pelabuhan Lembar Lombok Barat. Ia sudah menjalani rutinitas ini selama 35 tahun. Sabri memulai usahanya sejak tahun 1984 hingga saat ini.

Ia menawarkan kerupuknya kepada setiap penumpang yang ada di kapal, yang hendak berlayar dari pelabuhan Lembar Lombok menuju ke pelabuhan Padang Bae Bali. Tidak jarang sabri pun ikut berlayar dengan kapal yang ditumpanginya. Dari hasil berjualan itulah, sabri menyisihkan sedikit demi sedikit uangya untuk menyetor dan melunasi biaya tambang haji yg dikumpulkan sejak lima tahun lalu.

Baca Juga :  Wahidah, Ibu Penjual Candil Ubi Ungu

Pribadinya yang sederhana dan rajin ibadah inipun mendapatkan perhatian yang luar biasa dari Para Tuan Guru bahkan pejabat, karena rutin mengundang mereka disetiap jadwal pengajian Masjid dan Musholla. Karena itu pada saat acara Doa dan silaturrahmi (Walimatus Safar) beberapa Tuan Guru menyempatkan diri untuk hadir memberikan doa. Bahkan Bupati Lombok Baratpun hadir dalam acara tersebut dan memberikan sambutan atas nama keluarga. (abd/bbn)