Abrasi di Kampung Bugis Ampenan. Anggota DPR RI Optimis Bisa Bawa Anggaran ke NTB

Reporter: Dedi Suhadi

Daerah1705 Dilihat

BERBAGI News – Abrasi yang terjadi di Kampung Bugis Ampenan Kota Mataram menarik perhatian berbagai pihak.

Setelah pemerintah Kota Mataram, BWS dan instansi terkait  pada Jumat 31 Januari 2025 membuat GEO Bag sebagai upaya menanggulangi abrasi, kini anggota DPR RI dapil NTB Abdul Hadi melakukan peninjauan ke lokasi abrasi pada Minggu, 2 Februari 2025.

“Melihat kondisi yang ada, tidak ada cara lain, abrasi harus ditangani dengan pembuatan tanggul sementara dan permanen,” katanya.

Baca Juga:  Ribuan Jamaah Padati Arena Hultah NWDI ke-91 di Pancor

Menurutnya, untuk membuat tanggul pemecah gelombang di tiga titik yakni Gatep, Mapak dan Bintaro, Pemerintah kota Mataram sudah mengajukan anggaran ke Pemerintah pusat sebesar 260 Milyar.

Baca Juga:  Ratusan Botol Miras dan 761,31 Gram Ganja Hasil Ungkap Kasus Narkoba di Musanahkan Polisi di Mataram

“Kita akan terus berjuang untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat sebesar-besarnya meski ada kebijakan efisiensi anggaran termasuk di Kementerian PU,” katanya.

Dengan melihat kondisi yang ada di lapangan, jelas Abdul Hadi ia yakin bisa membawa banyak anggaran untuk pembuatan tanggul pemecah gelombang.

Baca Juga:  Pilpres Mahasiswa IAIH Pancor 2024, Pasangan DASA Maju Membawa Perubahan

“Ini belum termasuk anggaran untuk perbuatan tanggul di Senggigi. Kita optimis bisa membawa anggaran banyak ke NTB,” katanya.***

banner 336x280