Lombok Barat, BERBAGI News – Kementerian Agama (KEMENAG) Kabupaten Lombok Barat sukses menggelar acara “Lebaran Yatim dan Difabel Mandiri” sebagai rangkaian perayaan Peaceful Muharram 1447 H. Kegiatan yang diadakan di Aula Kemenag Lombok Barat ini berlangsung mulai pukul 14.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, Drs. H. Haryadi Iskandar.
Acara tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai KEMENAG, termasuk para penghulu, penyuluh agama Islam, Hindu, serta staf PPPK dan JFU. Dalam suasana yang penuh semangat, sebanyak 1000 bingkisan kasih sayang diberikan kepada anak-anak yatim dari berbagai kecamatan di Lombok Barat. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian dari KEMENAG kepada anak-anak yang membutuhkan.
Sumber dana untuk kegiatan mulia ini berasal dari infaq serta kontribusi internal para pegawai KEMENAG, menunjukkan betapa pentingnya solidaritas dalam membantu sesama di lingkungan kementerian.
“Melalui kegiatan ini, Kemenag Lombok Barat ingin menebar nilai-nilai kemanusiaan dan kasih sayang, terutama di bulan Muharram yang penuh keberkahan,” ungkap H. Haryadi dalam sambutannya.
Ia menambahkan, “Anak-anak yatim adalah titipan Allah yang harus kita perhatikan dan bahagiakan. Kementerian Agama hadir tidak hanya dalam pelayanan administratif, tapi juga dalam aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat.”
Acara berlangsung khidmat dengan diiringi dzikir dan doa bersama, menciptakan suasana solidaritas dan persatuan di antara para peserta. Momen ini menjadi simbol nyata dari semangat Peaceful Muharram, yang mengedepankan kedamaian, cinta kasih, dan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim dan kelompok rentan.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah acara tahunan, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat untuk terus berkontribusi dan peduli terhadap sesama di lingkungan sekitar. Melalui aksi sosial dan kepedulian seperti ini, Kemenag Lombok Barat berupaya memberikan kebahagiaan bagi mereka yang kurang beruntung.
Dengan pelaksanaan acara ini, Kemenag berharap dapat menumbuhkan semangat solidaritas yang lebih luas di tengah masyarakat, menjadikan bulan Muharram sebagai momentum untuk berbagi dan memperkuat ikatan sosial dalam membantu sesama.
















