Lombok Utara, BERBAGI News – Prosesi tanam padi pertama (Dewasain) yang dilakukan oleh para petani di Desa Gondang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara digelar pada Kamis, 1 Januari 2026.
Dewasain ini memiliki arti tersendiri bagi masyarakat Desa Gondang terkhusus masyarakat petani.
Menurut Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Subak Pelopor Gondang, Ahmad Rusmaidi prosesi Dewasain menjadi awal mula dilaksanakannya penanaman padi oleh petani di seluruh wilayah Desa Gondang.
“Tidak boleh petani menanam padi sebelum dilaksanakan prosesi Dewasain,” katanya.
Menurut Rusmaidi, sebelum acara prosesi tanam padi (Dewasain), Ketua Subak memasuki Montong Dewa (area khusus) untuk berdoa kepada sang pencipta alam dan melakukan ‘komunikasi’ dengan para leluhur, berharap padi yang ditanam memberikan hasil melimpah.
Setelah itu, para petani yang dipimpin oleh tokoh agama memanjatkan zikir dan doa.
Usai berdoa, dilanjutkan dengan penanaman padi pertama oleh Ketua Subak atau para orang tua yang diikuti oleh para petani dilahan Pecatu adat seluas 4 hektar.
Setelah itu, kata Rusmaidi barulah para petani lain di Desa Gondang bisa melakukan tanam padi.
“Para petani baru diperkenankan menanam padi setelah prosesi Dewasain atau setelah tanggal 1 Januari,” katanya.
Dalam setahun, kata Rusmaidi petani di Desa Gondang menerapkan pola tanam padi – palawija – padi.
Dengan pola tanam padi – palawija- padi, jelas Rusmaidi selain bisa meminimalisir terjadinya serangan hama juga mencegah terjadinya kejenuhan pada tanah.
Dengan keteraturan pola tanam tersebut, jelasnya hasil padi maupun palawija sesuai harapan petani.
“Alhamdulillah, hasil panen selalu sesuai harapan,” katanya.
Hasil panen yang sesuai harapan tersebut, menurut Rusmaidi tentu tak lepas dari usaha yang dilakukan petani dengan menerapkan praktek pertanian sesuai petunjuk baik dari para penyuluh pertanian maupun kebiasaan para leluhur.
“Yang tak kalah, Perkumpulan Petani Pemakai Airlah pentingnya, dibalik usaha yang dilakukan petani, doa terus dipanjatkan kepada sang pencipta. Mulai dari sebelum penanaman padi hingga panen,” katanya. ***
















