Laksamana Widodo AS Meninggal, Koarmada RI Sampaikan Duka Cita

Berita Duka69 Dilihat

BERBAGI News — Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto atau Widodo AS meninggal dunia pada Sabtu, 24 Oktober 2026, pukul 21.30 WIB, di kediamannya di Jakarta.

Mantan Panglima TNI tersebut wafat dalam usia 82 tahun setelah mengalami sakit. Hingga Minggu, 25 Oktober 2026, informasi mengenai lokasi dan jadwal pemakamannya belum diumumkan dalam laporan yang ditemukan.

Kabar wafat Widodo mendapat perhatian dari jajaran TNI. Ia dikenal sebagai Panglima TNI pertama yang berasal dari matra Angkatan Laut.

Baca Juga:  Berikut Kondisi Terkini Pendaki asal Brazil di Jurang Gunung Rinjani

Koarmada RI Sampaikan Duka Cita

Akun resmi Instagram Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian Widodo.

“Panglima Komando Armada RI turut beduka cita atas wafatnya Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, Panglima TNI Ke-14,” tulis akun tersebut dalam unggahan yang diberitakan pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Unggahan itu juga menyertakan doa agar almarhum mendapat rahmat dan ampunan Allah SWT serta meninggal dalam keadaan husnulkhatimah.

Baca Juga:  Innalillahi! Legendaris Wayang Kulit Sasak Lombok Tutup Usia

Widodo lahir di Boyolali, Jawa Tengah, pada 1 Agustus 1944. Ia menyelesaikan pendidikan di Akademi Angkatan Laut pada 1968.

Pernah Pimpin TNI dan Menko Polhukam

Widodo menjabat Panglima TNI pada periode 1999 hingga 2002. Pengangkatannya menjadi catatan sejarah karena ia merupakan panglima pertama dari Angkatan Laut.

Sebelum itu, ia pernah menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Laut dan Wakil Panglima ABRI. Kariernya kemudian berlanjut ke pemerintahan.

Pada 2004 hingga 2009, Widodo dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Baca Juga:  Ustaz Yazid Meninggal Dunia di Bogor, Ustaz Adi Hidayat Sampaikan Belasungkawa Mendalam

Ia juga pernah menjabat Menteri Dalam Negeri ad interim pada 2007 serta Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara ad interim pada 2009.

Setelah meninggalkan jabatan pemerintahan, Widodo menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden pada periode 2009 hingga 2014.

Sampai informasi pemakaman diumumkan secara resmi, masyarakat dan pihak yang ingin memberikan penghormatan terakhir masih perlu menunggu keterangan keluarga atau institusi terkait.

banner 336x280