GONTB — Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), lembaga baru bentukan Presiden Prabowo Subianto, tengah bersiap melakukan rekrutmen besar-besaran untuk memperkuat fondasi kelembagaan menjelang pelaksanaan Haji 2026.
Uniknya, rekrutmen ini terbuka bagi semua warga negara, termasuk yang nonmuslim, menandai era baru tata kelola haji yang inklusif, profesional, dan mencerminkan semangat kebangsaan.
Wakil Kepala BP Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa lembaga ini bukan hanya akan menjalankan fungsi teknis penyelenggaraan ibadah haji, tetapi juga menjadi simbol baru integrasi kebangsaan dalam pelayanan publik.
”Kami tidak hanya membangun sistem yang profesional, tetapi juga ingin BP Haji menjadi wajah kebangsaan. Karena itu, proses rekrutmen akan terbuka bagi semua, termasuk yang beragama non-Islam,” ujar Dahnil.
Langkah ini, kata Dahnil, bukan tanpa landasan historis.
Menurut Dahnil, para haji di masa lalu sering kali menjadi pionir dalam menyuarakan semangat nasionalisme setelah pulang dari Tanah Suci.
Nilai-nilai inilah yang kini hendak dihidupkan kembali oleh BP Haji dalam wajah kelembagaan baru.
Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) bakal membuka rekrutmen besar-besaran untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Menariknya, rekrutmen ini juga terbuka untuk pelamar non muslim.















