Bertabur Bintang Nasional, 46 Tim Voli Pantai Se-Indonesia Siap Adu Kekuatan di Kudus Open 2026

Olahraga350 Dilihat

BERBAGI News – Kabupaten Kudus akan menjadi pusat perhatian pecinta voli pantai nasional.

Sebanyak 46 tim dari berbagai daerah di Indonesia dipastikan ambil bagian dalam Kejuaraan Voli Pantai Kudus Open 2026 yang digelar pada 23–26 Juli 2026.

Turnamen berformat kategori terbuka (open) tanpa batasan usia itu diprediksi berlangsung sengit karena diikuti sejumlah atlet papan atas nasional.

Ketua Pelaksana Kejuaraan Voli Pantai Kudus Open 2026, Achsin Rois mengatakan, antusiasme peserta sangat tinggi.

Hingga penutupan pendaftaran, tercatat sebanyak 29 tim putra dan 17 tim putri resmi memastikan keikutsertaan dalam kejuaraan tersebut.

Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Tim yang datang dari lokasi paling jauh adalah Polres Yahukimo, Papua.

Baca Juga:  Si Kembar, Juara Karate Virtual se-NTB Tahun 2020

“Selain itu ada juga tim dari Bali, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Polda DIY,” ujar Achsin Rois, Selasa 21 Juli 2026.

Persaingan dipastikan semakin menarik karena sejumlah atlet nasional akan turun berlaga.

Di sektor putra, tim Polres Yahukimo diperkuat Yosi, atlet Pelatnas SEA Games.

Sementara Beach Volleyball Academy (BVA) Bali membawa Bintang Akbar, peraih medali emas SEA Games yang menjadi salah satu unggulan dalam turnamen ini.

Pada sektor putri, tim Kudus akan mengandalkan Devi Melinda yang selama ini memperkuat Bank Jateng.

Atlet tersebut merupakan peraih medali emas PON 2024 dan diharapkan mampu menjadi kekuatan utama tuan rumah dalam menghadapi para pesaingnya.

Baca Juga:  PON 2024 Aceh-Sumut: Pemda Lobar Lepas 25 Atlit, Ketua Koni: Prestasi Terbaik Persembahkan Medali Emas

Selain tim-tim unggulan dari luar daerah, sejumlah kekuatan lokal dan regional juga siap meramaikan persaingan.

Di antaranya Kudus 1, Popda Kudus, Ivojo, Junior Kudus, PPOP Jawa Tengah, PPLOP DKI, Universitas Budi Luhur, Unisri Solo, serta tim-tim asal Semarang, Jepara, dan Indramayu.

Rangkaian kejuaraan diawali dengan seremoni pembukaan yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu 22 Juli malam di Hall SMK PGRI Kudus.

Setelah itu, pertandingan akan digelar selama empat hari dengan menggunakan aturan resmi voli pantai internasional.

Setiap tim hanya diperkuat dua pemain tanpa pemain cadangan. Seluruh pertandingan menggunakan sistem rally point hingga 21 poin pada lapangan berukuran 8 x 8 meter.

Untuk menjaga keseimbangan akibat pengaruh angin dan cuaca, kedua tim wajib bertukar sisi lapangan setiap akumulasi tujuh poin.

Baca Juga:  InJourney Sukses Gelar MotoGP untuk Ketiga Kalinya, Lebih dari 120 Ribu Penonton Padati Pertamina Mandalika International Circuit

Panitia juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp22 juta. Juara pertama berhak membawa pulang uang pembinaan Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, juara ketiga Rp2 juta, sedangkan juara keempat memperoleh Rp1 juta.

Menurut Achsin Rois, penyelenggaraan Kudus Open 2026 bukan hanya menjadi ajang perebutan gelar juara.

Turnamen ini juga diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus tolok ukur perkembangan prestasi atlet voli pantai di Indonesia.

“Kompetisi ini akan menjadi bahan evaluasi bersama, baik bagi atlet, pelatih maupun penyelenggara, sehingga ke depan kualitas pembinaan dan penyelenggaraan kejuaraan bisa semakin baik,” pungkasnya. ***

banner 336x280