Rekayasa Lalu Lintas dan Penutupan Tempat Wisata Jelang Lebaran Topat

Mataram, Berbagi News – Walikota Mataram H. Ahyar Abduh memimpin rapat persiapan penutupan tempat wisata dan rekayasa lalu lintas di Kota Mataram menjelang Lebaran Topat, bertempat di Aula Pendopo Walikota Mataram, Sabtu (30/05/2020).

Rapat ini bertujuan untuk memastikan kondusifitas Kota Mataram menjelang Lebaran Topat, mengingat pandemi Covid-19, sehingga diperlukan penanganan khusus dan berbeda dari tahun sebelumnya.

Rekayasa Lalu lintas dilakukan untuk mendukung penutupan tempat wisata di Kota Mataram, meliputi: Loang Baloq, Pantai Gading, Pantai Mapak, Pantai Tanjung Karang, Pantai Ampenan, Pantai Segare, Makam Bintaro.

Baca Juga:  Kadishub NTB : Rapid Test Ditiadakan, Tapi Clearance Ketat diberlakukan di Poto Tano dan Kayangan

Selain itu Pemerintah Kota Mataram juga tidak mengadakan acara seremonial peringatan Lebaran Topat yang biasa diadakan di dua titik, yakni di Makam Loang Baloq dan Makam Bintaro.

Baca Juga:  PLN NTB Pastikan Keandalan Pasokan Listrik saat Pilkada Serentak 2024

Untuk memperkuat teknis pelaksanaan di lapangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mataram akan dibantu aparat TNI, dan Polri.

Selain itu Pemerintah Kota Mataram juga menyiapkan 13 titik pantau arus lalu lintas. Hal ini perlu dilakukan mengingat efektifitas rekayasa lalu lintas yang dilakukan pada dua hari menjelang Idul Fitri 1441 H sampai dengan satu hari setelah perayaan lebaran terbilang baik.

Baca Juga:  Pasang Listrik Gratis 2.821, PLN Salurkan Bantuan ke Keluarga Prasejahtera di Seluruh Indonesia

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram M. Saleh menyampaikan total arus lalu lintas pada malam lebaran tahun ini menurun hinggan 50% dibandingkan malam lebaran tahun lalu, “dengan pantauan cctv, suasana cukup lengang dibanding malam tahun lebaran sebelumnya.” terangnya.

banner 336x280