MotoGP ke 4 di Indonesia, Hotel Boleh Naikkan Tarif tapi

Daerah811 Dilihat

Mataram, BERBAGI News – Penjabat Sekda Provinsi NTB, Lalu Moh. Faozal meminta para pengusaha tidak lagi membuat paket yang memberatkan para penonton motoGP.

“Pengusaha harus merubah pola usahanya,” katanya usai Rakor MotoGP, Senin 15 September 2025.

Menurut Faozal, jika dulu masih ada paket yang mengharuskan penonton menginap sekian hari maka pada event ke empat motoGP ini tidak boleh lagi ada.

Baca Juga:  Tak Perlu Panik, Diskon Listrik 50% Tersedia hingga Akhir Februari 2025

“Kalau mau menaikan tarif masih diperkenankan tapi membuat paket jangan karena itu memberatkan penonton,” katanya.

Hal ini menurut Faozal sesuai dengan surat edaran Gubernur NTB yang memperbolehkan adanya kenaikan tarif hotel.

Baca Juga:  Sosialisasi Portal Desa Digital (PDD) Rambah Desa Sintung Memasuki Era 4.0

“Misal, hotel yang berada di ring satu naik sekian persen, ring dua sekian. Itu sudah diatur dalam surat edaran Gubernur yang baru,” katanya.

Untuk mengawasi pelaksanaan surat edaran Gubernur tersebut, jelas Faozal pemerintah Provinsi NTB membentuk Satuan Tugas (Satgas).

Baca Juga:  Hari Pertama Pelaksanaan Sumur Bor PLN Peduli di Desa Bengkaung

“Satgas ini fungsinya mengawasi persoalan transportasi dan akomodasi  selama perhelatan motoGP,” katanya.

Mengenai sanksi, Faozal menegaskan nanti dilihat dari apa yang ditemukan satgas di lapangan. *

banner 336x280