Innalillahi!, Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan

Peristiwa351 Dilihat

Mataram, BERBAGI News — Seorang pria yang berprofesi sebagai tukang ojek ditemukan meninggal dunia di area Pasar Kebon Roek, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Senin (16/03/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Korban ditemukan oleh warga pasar beberapa saat setelah diketahui baru saja mengantar penumpang.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel piket fungsi Polsek Ampenan bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Mataram segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Ampenan Kompol Ahmad Majmuk, S.Pd., melalui Kanit Reskrim Ipda Komang Gede Puja Artana SH., menjelaskan bahwa korban diketahui bernama Ishak Mulyadi (46), warga Kelurahan Bintaro, Ampenan, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek di kawasan pasar tersebut.

Baca Juga:  Gudang Oli di Ampenan Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

Menurut keterangan saksi dari warga pasar, korban sebelumnya terlihat baru saja mengantar penumpang. Namun tak lama kemudian korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di area pasar.

Baca Juga:  Innalillahi.. Gali Sumur di Pengadang, Tiga Nyawa Melayang

“Awalnya warga mengira korban sedang tertidur. Namun karena posisi tertelungkup terlihat tidak biasa, warga mencoba memanggil tetapi tidak ada respons. Saat disentuh, tubuh korban sudah terasa kaku sehingga warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian,” jelas Kanit Reskrim.

Dari keterangan sementara yang diperoleh, korban diduga meninggal akibat kelelahan setelah bekerja sejak pagi hari.

Baca Juga:  Jasad Bayi ditemukan Terbungkus Selimut di Lombok Barat

“Korban diketahui mulai bekerja sejak subuh sebagai pengojek. Dugaan sementara korban mengalami kelelahan sebelum akhirnya jatuh tersungkur,” tambahnya.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian.
Pihak kepolisian juga telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi guna melengkapi proses penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

banner 336x280