Muktamar XXIII di Jakarta, Al Washliyah NTB kirim Utusan

Reporter: Aswan Nasution

Nasional257 Dilihat

Mataram, BERBAGI News –  Al Jam’iyatul Washliyah (Al Washliyah) Nusa Tenggara Barat (NTB) siap ikut serta mensukseskan Perhelatan Akbar Muktamar XXIII Al Washliyah di Jakarta.

Kegiatan tersebut akan berlangsung pada 7 hingga 10 Juli 2026 / 23 – 25 Muharam 1448 H di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur.

Sekretaris Pengurus Pimpinan Wilayah Al Washliyah NTB, Dr. H. Bustami Saladin, MA mengatakan  dalam Muktamar XXIII Al Washliyah di Jakarta akan mengirim dutanya terdiri dari Pengurus Wilayah Al Washliyah NTB sebanyak dua orang dan Pengurus Daerah (Kabupaten/Kota) Al Washliyah masing-masing dua orang.

“Insya Allah duta Al WashIiyah NTB akan hadir di Muktamar XXII Al Washliyah di Jakarta, dibersamai para tokoh atau pengurus Wilayah Al Washliyah NTB dan Pengurus Daerah Kabupaten/Kota Al Washliyah se-NTB.

Baca Juga:  Pasokan Listrik PLN Andal, Rangkaian Peringatan HUT RI Berlangsung Khidmat dan Meriah

Jelas Bustami, persyaratan tersebut merupakan  ketentuan yang sudah diatur berdasarkan Anggaran Dasar (AD) Al Washliyah BAB XIII Pasal 24 ayat 1 dan Anggaran Rumah Tangga (ART) BAB XIII Pasal 79 ayat 2 Tentang Peserta Muktamar.

Dan juga jelasnya merujuk kepada surat Pemberitahuan Muktamar XXIII Al Washliyah, No: 008/PAN. MUK-AW/XXIII/V/2026. Tanggal 11 Mei 2026M/24  Dzulqaidah 1447H.

Adapun utusan diantaranya, Prof.Dr. TGH. MS. UDIN, MA, Dr. H. Bustami  Saladin, MA, H. Aziz Fahmi, M.Ag. DR. H. Nasri Anggara, M.Pd. TGH. Azhar Rasyidi, M.Pd, dan yang lainnya.

ini menambahkan bahwa,

“Kehadiran kita semua warga Al Washliyah pada Muktamar XXIII yang kita cintai ini, bukanlah hanya sekadar agenda organisasi lima tahunan atau sekadar memilih ketua umum yang baru, tapi lebih dari itu, yakni Muktamar adalah penentu arah  keberhasilan dalam mencapai cita-cita Al Washliyah ke depan lebih unggul dan cemerlang.” Tambah Bustami yang juga dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Tinjau Stabilitas Harga Bahan Pokok di Pasar Mawar Pontianak

Menurutnya, perjalanan panjang Al Washliyah membuktikàn bahwa pendidikan adalah jalan utama kebangkitan umat.

“Gerakan pendidikan Al Washliyah bukan hanya purifikasi ajaran, tetapi juga dinamika untuk menjawab tantangan dari zaman berzaman,” katanya.

Selain itu, Bagi Al Washliyah, beragama tidak cukup hanya pada ranah akidah dan dan ibadah, tetapi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing, sehingga Islam dapat berfungsi sebagai rahmat bagi semesta.

Lebih lanjut, Bustami menegaskan Kehadiran pengurus Al washliyah NTB nantinya akan berbicara dan bersuara memberikan kontribusi yang konstruktif dan positif dalam penguatan bidang pendidikan, dakwah, amal sosial serta program kerja unggulan Al Washliyah lima tahun kedepan.

Baca Juga:  Pertumbuhan Ekonomi 8% dengan Dorongan Ekosistem Industri Pertahanan

“Demi Al Washliyah berkemajuan, guna meningkatkan, pengembangan pendidikan, dakwah dan amal sosial, memposisikan diri dalam era baru dan perkembangan zaman,” ungkapnya.

Bustami mengharapkan, do’a restu dari semua warga Al Washliyah, masyarakat NTB, agar Muktamar XXIII dapat berjalan  dengan baik, lancar, dan sukses guna menghasilkan keputusan yang terbaik untuk agama, bangsa dan Negara.

Selamat jalan … semoga Allah SWT senantiasa meridhai dan memberkahi setiap gerak dan langkah pejuang Al Washliyah.

Nashrun minallahi wa fathun qariib wabasysyril mu’minin

banner 336x280