Gas 3 Kg Langka, Berikut Klarifikasi dari Pemrov NTB

Ekonomi dan Bisnis1311 Dilihat

BERBAGI News – Kelangkaan gas Elpiji 3 kg di lapangan akhir akhir ini membuat pihak terkait seperti Dinas Perdagangan NTB, Pertamina dan Polda NtB turun lapangan.

Dari hasil pemantauan di lapangan ke SPBE dan pangkalan, jelas Kepala Dinas Perdagangan NTB Jamaluddin stok terpantau aman dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dugaan sementara penyebab kelangkaan gas bersubsidi, jelas Kadis karena adanya lonjakan permintaan serta  keterlambatan dropping yang mengakibatkan terjadi kekosongan di beberapa pangkalan.

Baca Juga:  Listrik untuk Rakyat, PLN Tingkatkan Kontribusi Energi Hijau di NTB

Namun, kata Kadis saat ini telah dilakukan pemerataan pendistribusian ke masyarakat.

Baca Juga:  PLN NTB Dorong Penguatan Ekonomi Lokal Melalui Olahan Kepiting dan Kopi Mangrove

Menurut Kadis, pendistribusian gas elpiji ke agen dilakukan 3 kali seminggu dengan kuota 100-160 tabung sekali pengiriman.

Bahkan, untuk Agen LPG di  Dasan Agung pengiriman dilakukan setiap hari dalam jumlah 100-150 tabung.

Baca Juga:  TERBARU! Jadwal Penyeberangan dan Harga Tiket Kapal Lombok – Surabaya 5 Juli - 1 Agustus 2026

Sedang  untuk pangkalan Ampenan, pendistribusian dilakukan hampir setiap hari dengan jumlah 50-60 tabung gas per hari.

“Harga di pangkalan Rp 18.000 /tabung,” katanya.

Kadis menegaskan, pihaknya berkomitmen memastikan ketersediaan LPG 3kg bagi masyarakat miskin dan usaha mikro.*

banner 336x280