Gudang Oli di Ampenan Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

Peristiwa134 Dilihat

Mataram, GONTB — Kebakaran hebat melanda sebuah toko sekaligus gudang oli Federal Central Hero Manunggal di Lingkungan Pintu Air, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Senin (30/03/2026) sekitar pukul 10.40 Wita.

Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Personel Polsek Ampenan yang menerima laporan dari masyarakat langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus membantu proses evakuasi dan pemadaman.

Kapolsek Ampenan Kompol Ahmad Majmuk yang memimpin langsung penanganan di lokasi menjelaskan, pihaknya segera menerjunkan personel begitu menerima informasi kejadian.

Baca Juga:  Petugas Bersama Masyarakat Berjibaku Padamkan Api di Bukit Anak Dara

“Begitu kami menerima laporan, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan serta membantu proses evakuasi dan pemadaman bersama petugas Damkar Kota Mataram,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran bermula saat seorang karyawan sedang menghitung stok barang di lantai satu, sementara karyawan lainnya berada di lantai dua. Tiba-tiba terdengar suara ledakan dari arah stabilizer (stavol) di belakang gudang yang kemudian memicu percikan api.

Baca Juga:  Update Banjir dan Longsor di Kabupaten Sukabumi, Satu Orang Meninggal

“Setelah ledakan, api dengan cepat membesar dan membakar ribuan dus oli di lantai satu. Para karyawan panik dan berusaha menyelamatkan diri, ada yang melompat dan ada yang keluar melalui pintu depan,” jelas Kapolsek.

Beruntung, petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi tidak lama kemudian berhasil mengendalikan api dengan bantuan warga dan karyawan setempat. Sementara itu, aparat kepolisian fokus mengamankan area untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal di dalam bangunan.

Baca Juga:  Secuil Kisah Dibalik Perayaan HUT RI ke - 75

Dari hasil sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp2 miliar.

“Korban jiwa nihil, namun kerugian materi cukup besar. Kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran,” tutup Kapolsek.

banner 336x280