Misteri “Hamba Allah” Terungkap, Marbot Masjid di Lombok Tengah Simpan Rp 86 Juta di Pintu Triplek

Inspira94 Dilihat

BERBAGI News – Sebuah kisah unik terungkap dalam proses renovasi Masjid Babussalam di Desa Semparu, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Sebuah pintu triplek tua yang tampak usang ternyata menyimpan uang tunai puluhan juta rupiah. Penemuan ini terjadi saat pengurus masjid membongkar pintu sebagai bagian dari pembangunan.

Alih-alih hanya menemukan kayu lapuk, warga justru dikejutkan dengan tumpukan uang pecahan Rp100.000 yang tersimpan di dalam rongga pintu.

Ketua pembangunan masjid, TGH Lalu Muhdar Mukhtarullah, mengaku terkejut saat dipanggil jemaah pada Minggu (5/4/2026).

Baca Juga:  Ramadan 1446H Program 'Light Up The Dream' PLN UIW NTB: Menyalakan Mimpi untuk Keluarga Tidak Mampu

Saat tiba di lokasi, ia mendapati warga sudah berkumpul dan menghitung uang yang ditemukan di dalam pintu tersebut.

“Saya dibangunkan jemaah. Sesampainya di masjid, saya melihat orang-orang sudah menghitung uang di atas pintu yang dibobol. Uangnya pecahan seratus ribu dan jumlahnya sangat banyak,” ujarnya.

Setelah ditelusuri, uang tersebut merupakan tabungan diam-diam dari marbot masjid bersama kepala tukang bangunan.

Keduanya menyisihkan uang sedikit demi sedikit, kemudian menggulungnya dan memasukkannya melalui celah sempit di bagian atas pintu. Selama bertahun-tahun, pintu itu difungsikan sebagai “celengan rahasia”.

Baca Juga:  8 hobi sederhana yang diam-diam membentuk ketangguhan mental seseorang

Istilah “Hamba Allah” yang selama ini disebut oleh kepala tukang ternyata merujuk pada tabungan tersebut.

“Kalau kami butuh dana mendesak, kepala tukang selalu bilang ada ‘hamba Allah’ yang siap membantu. Ternyata itu maksudnya,” kata Muhdar.

Uang yang ditemukan kemudian dihitung secara resmi di bank menggunakan mesin penghitung uang. Hasilnya, total mencapai Rp86.100.000, lebih besar dari perkiraan awal warga.

Pembongkaran pintu dinilai tepat waktu, mengingat kondisi kayu yang sudah lapuk dan berisiko merusak uang akibat rayap.

Baca Juga:  Skill Dewa, Sahdi Tukang Servis dan Permak Pakaian

Saat ini, progres pembangunan Masjid Babussalam telah mencapai sekitar 60 persen. Seluruh dana hasil temuan tersebut telah dimasukkan ke kas masjid.

Dana itu akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan, terutama fasilitas tempat wudu dan kamar mandi yang akan dibangun ulang.

Pembangunan masjid ini sendiri membutuhkan anggaran sekitar Rp3,6 miliar, yang hampir seluruhnya berasal dari swadaya dan donasi masyarakat.***

banner 336x280