Peduli Gempa NTT, PLN Salurkan Bantuan Sembako di Desa Tanjung Boleng Manggarai Barat

Berbagi50 Dilihat

Labuan Bajo, GONTB – PT PLN (Persero) tidak hanya memperkuat pemulihan infrastruktur pembangkit pascagempa yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tetapi sebagai bentuk kepedulian kepada sesama PLN menyalurkan bantuan berupa bahan pangan atau sembako bagi warga terdampak di Desa Tanjung Boleng, Manggarai Barat.

“PLN tidak hanya hadir memulihkan listrik. Kami juga ingin hadir meringankan beban masyarakat melewati masa-masa sulit ini. Ini adalah bentuk kepedulian kami di PLN terhadap masyarakat,” ucap Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, saat turun langsung meninjau PLTMG Rangko di Manggarai Barat, Kamis (20/8/2026).

Dari hasil peninjauan, operasional pembangkit di Flores telah kembali normal. Dengan daya mampu sebesar 137 megawatt (MW) dan beban puncak sebesar 93 MW, ketersediaan daya saat ini mencukupi untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di Flores.

Baca Juga:  Inspiratif, Ibu Pengusaha Serbat Tuai Hasil Luar Biasa Dalam 3 Bulan

Rizal mengatakan, kurang dari 24 jam pascagempa, sistem pembangkit besar di Flores telah kembali pulih. Ini merupakan hasil kerja cepat seluruh personel PLN yang sejak terjadinya gempa melakukan pemeriksaan, pengamanan, hingga pemulihan terhadap pembangkit yang terdampak.

“Secara keseluruhan sistem pembangkitan di Flores sudah kembali normal. Ketersediaan daya juga cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Ini menjadi hal yang sangat penting agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan,” ujar Rizal.

Tidak hanya pada sistem kelistrikan utama, PLN juga telah melakukan pemulihan pembangkit di sejumlah wilayah terpencil (isolated) yang terdampak gempa. Di antaranya pembangkit yang melayani masyarakat di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, serta Golo Lebo, Kabupaten Manggarai Timur, yang kini telah berhasil diperbaiki.

Baca Juga:  Antisipasi Laka Lantas, Sat Samapta Polresta Mataram Bersihkan Ranting Pohon Patah di Jalur Udayana

Meski kondisi pembangkitan telah kembali normal, Rizal meminta seluruh jajaran PLN tetap meningkatkan kewaspadaan. Ia menginstruksikan dilakukan asesmen lanjutan secara menyeluruh untuk mengevaluasi kondisi aset pembangkitan setelah gempa.

“Walaupun pembangkit sudah kembali beroperasi normal, asesmen harus dilakukan kembali secara menyeluruh. Kita perlu memastikan setiap peralatan dan infrastruktur pembangkitan benar-benar dalam kondisi aman dan siap menghadapi potensi gangguan ke depan,” katanya.

Menurut Rizal, evaluasi pascagempa juga perlu menjadi bagian dari upaya PLN meningkatkan ketahanan infrastruktur pembangkitan, khususnya di NTT yang memiliki karakter geografis kepulauan serta kerawanan terhadap bencana alam.

Baca Juga:  Relawan NTB Distribusikan Bantuan ke Aceh Utara

General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara, Rita Triani, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti arahan tersebut sekaligus terus melakukan evaluasi terhadap seluruh aset pembangkitan pascagempa.

“Kami terus melakukan pengecekan dan asesmen terhadap pembangkit, tidak hanya untuk memastikan operasional saat ini, tetapi juga sebagai bagian dari mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan ke depan. Fokus kami adalah menjaga pembangkit tetap aman dan andal sehingga kebutuhan listrik masyarakat Flores dapat terus terpenuhi,” tutup Rita. ***

banner 336x280