Ada Tiga Mata yang Tidak Menangisdi Hari Kiamat

Oleh: Aswan Nasution

Religi1047 Dilihat

Semua mata akan menangis pada hari kiamat kecuali tiga mata. Pertama, mata yang menangis karena takut kepada Allah. Kedua mata yang dipalingkan dari apa-apa yang diharamkan Allah. Ketiga, mata yang tidak tidur karena mempertahankan agama Allah.” (HR. Abdillah bin Abbas dan Abu Hurairah).

SEMUA mata akan menangis kelak di Hari Kiamat, sungguh sangatlah dahsyat serta menggemparkan, namun ada mata yang tidak akan menangis kelak di hari kiamat, dan itu hanyalah mata yang termasuk kedalam tiga golongan bagi mereka tidak akan menangis, sedih dan ketakutan.

Mari kita melihat diri kita: apakah mata kita termasuk mata yang menangis di Hari Kiamat kelak?. Dalam hal ini izinkan penulis menukil dari karya Jaluddin Rahmat yang berjudul Meraih Cinta Ilahi (2000) beliau memaparkan sebagai berikut:

Al-Qur’an menceritakan berkali-kali tentang peristiwa Hari Kiamat ini, seperti yang disebutkan dalam surat al-Ghasyiyyah, ayat 1-16. Dalam ayat itu diggambarkan bahwa tidak semua wajah ketakutan.

Ada wajah-wajah yang pada hari itu cerah ceria. Mereka merasa bahagia dikarenakan perlilakunya di dunia. Dia ditempatkan pada surga yang tinggi. Itulah kelompok orang yang di Hari Kiamat memperoleh kebahagiaan.

Tentang wajah-wajah yang tampak ceria dan gembira di Hari Kiamat, Rasulullah Saw pernah bersabda, “Semua mata akan menangis pada hari kiamat kecuali tiga mata. Pertama, mata yang menangis karena takut kepada Allah. Kedua, mata yang dipalingkan dari apa yang diharamkan Allah. Ketiga, mata yang tidak tidur karena mempertahankan agama Allah.”

  1. Mata yang dahulu ketika di dunia digunakan untuk menangis kepada Allah, takut akan siksa Allah, berharap ampunan.

Dalam suatu riwayat, ada seorang yang kerjanya hanya mengejar-ngejar hawa nafsu, bergumul di tempat-tempat maksiat, serta pulang larut malam. Dari tempat itu, dia pulang dalam keadaan sempoyongan. Di tengah jalan, di sebuah rumah, lelaki itu mendengar sayup-sayup seseorang membaca Al-Qur’an. Ayat yang dibaca itu berbunyi.

“Belum datangkah waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka) dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang yang fasik.”(QS. al-Hadid [57]: 16)

Ketika pulang ke rumah, sebelum tidur, lelaki itu mengulangi lagi bacaan yang tadi di dalam hatinya. Kemudian tanpa terasa, air mata mengalir di pipinya. Si pemuda merasakan ketakutan yang luar biasa. Bergetar hatinya di hadapan Allah karena perbuatan maksiat yang pernah dilakukannya.

Dia kembali ke jalan yang benar karena aliran air mata penyesalan atas kesalahannya di masa lalu lantaran ia takut kepada Allah. Berbahagialah orang-orang yang pernah bersalah dalam hidupnya kemudian menyesali kesalahannya dengan cara membasahi matanya dengan air mata penyesalan. Mata seperti itu. Insya Allah, termasuk mata yang tidak menangis di Hari Kiamat.

  1. Mata yang dipalingkan Allah dari hal-hal yang dilarang Allah.

Seperti yang kita ketahui, Rasulullah Saw pernah bercerita tentang tujuh kelompok yang akan dilindungi di Hari Kiamat ketika orang lain tidak mendapatkan perlindungan. Dari ketujuh kelompok tersebut, salah satu di antaranya adalah orang yang diajak melakukan maksiat oleh perempuan, tetapi dia menolak ajakan itu dengan mengatakan, “Aku takut kepada Allah.”

  1. Mata yang tidak tidur karena membela agama Allah.

Mata para pejuang Islam yang selalu mempertahankan keutuhan agamanya dan menegakkan tonggak Islam.

Itulah tiga pasang mata yang tidak akan menangis di Hari Kiamat, yang dilukiskan oleh Al-Qur’an sebagai wajah-wajah yang berbahagia di Hari Kiamat nanti. Wallahu a’lam bishshowab.

Referensi:
Jalaluddin Rahmat, Meraih Cinta Ilahi, Pencerah Sufistik; Bandung, Rosda, 2000, h.126).

banner 336x280
Baca Juga:  Perpecahan, Sebab Mundurnya Umat Islam