Lombok Tengah, BERBAGI News – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram) Desa Peresak tahun 2025-2026 membagikan bibit pertanian kepada masyarakat setempat.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari sabtu (10/01/2026) dengan serangkaian tujuan yaitu untuk meningkatan ketahanan pangan masyarakat lokal dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan pertanian, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan tambahan dari hasil pertanian yang ditanam di pekarangan, serta mendukung program pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.
Sebagai bagian dari program kerja utama mahasiswa KKN PMD UNRAM kegiatan ini dilakukan di Dusun Sandik, Desa Peresak Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah dengan membagikan 300 bibit pertanian yang terdiri dari 3 jenis tanaman yaitu cabai rawit, tomat dan terong.
Dalam pelaksanaannya pembagian dilakukan dengan sistem door to door dengan mendatangi rumah yang terdiri dari 15 kartu keluarga dan masing-masing kartu keluarga memperoleh sekitar 20 bibit pertanian dan jenisnya sesuai dengan permintaan masyarakat.
Masyarakat yang telah menerima bibit juga diberikan petunjuk tentang cara penanaman, perawatan, dan pemeliharaan tanaman. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian akan ivestasi kehidupan masyarakat berupa tanaman yang dapat dimanfaatkan tanpa harus menjadikan ketiadaan sawah sebagai alasan mereka tidak melakukan penanaman.
“Semoga bibit tanaman ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya pembagian bibit ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan,dan memberikan penghasilan tambahan bagi petani atau keluarga yang memanfaatkan pekarangan rumah mereka untuk bertani,” ujar Lalu Lutfi Budi Adi selaku ketua kelompok tani, Sabtu (10/01/2026).
Dalam kegiatannya, para masyarakat sangat antusias menerima bibit yang diberikan. Hal ini dibuktikan dengan masyarakat yang sangat menerima bibit tersebut. Selanjutnya Mahasiswa KKN PMD UNRAM akan memantau perkembangan tanaman yang telah ditanam oleh masyarakat untuk memastikan hasil penanaman yang optimal. ***
















