Lombok Tengah, BERBAGI News – Sebanyak 22 masyarakat di Desa Peresak Kecamatan Batukliang Kabupaten Lombok Tengah mengikuti sosialisasi yang diadakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Universitas Mataram (Unram) 2025 – 2026 untuk mengolah limbah air cucian beras menjadi pupuk organik cair dan mengenalkan tanaman obat keluarga (TOGA).
Kegiatan yang berlangsung di posko KKN PMD UNRAM dusun Sandik Desa setempat ini digelar pada hari Selasa (13/01/2026).
“Ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat bahwa air cucian beras dapat diolah menjadi pupuk organik,” jelas ketua KKN PMD Unram, Yudi Setiawan.
Tujuan utama edukasi Toga Jelas Yudi meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya tanaman obat tradisional sebagai alternatif primer bagi kesehatan dan mendidik warga tentang jenis tanaman obat lokal, dengan lokasi di daerah pedesaan yang kaya akan sumber daya alam.
“Adanya sosialisasi pembuatan pupuk cair organik dan edukasi Tanaman Obat Keluarga, mahasiswa KKN PMD Unram berharap mampu meningkatkan wawasan masyarakat bahwa bahan-bahan maupun tanaman yang terkadang dianggap tidak bernilai ternyata memiliki nilai-nilai dan memberikan manfaat bagi mereka,” harapnya.
Dalam pelaksanaannya sosialisasi dirangkai dengan 2 sesi pemaparan materi namun berasal dari satu pemateri. Ibu Dr. Baiq Farista, S.P., M.Si selaku pemateri, mengisi sesi pertama dengan membahas mengenai ruang lingkup pupuk organik cair dan pemanfaatan air cucian beras menjadi bahan utama pupuk tersebut.
Sedangkan sesi kedua mengenai Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Selain itu terdapat sesi tanya jawab diakhir pemaparan materi. Setelah itu mahasiswa KKN PMD UNRAM juga mempraktikkan secara langsung proses pembuatan pupuk organik cair.
Antusiasme masyarakat terlihat saat mengikuti serangkaian sosialisasi yang diadakan. Masyarakat aktif berinteraksi selama berjalannya sesi pemaparan. Bahkan aktif bertanya mengenai hal-hal yang masih belum jelas.
“Sosialisasi ini sangat bermanfaat dan memiliki keuntungan bagi kami, karena berkat sosialisasi ini kami dapat mengolah limbah air cucian beras menjadi lebih bernilai dan tidak sia-sia,” ujar Sahrum Manige selaku masyarakat yang ikut serta dalam sosialisasi.
Mahasiswa KKN PMD UNRAM akan melakukan door to door ke rumah warga untuk mengajak dan mendampingi secara langsung pembuatan pupuk cair organik (POC). ***
















