BERBAGI News – PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB akan melakukan pemasangan sekitar 6.500 kWh meter kepada keluarga miskin dan tidak mampu yang ada di provinsi NTB dalam program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).
Menurut General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti penentuan siapa yang akan mendapat Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) didasarkan pada surat keputusan Gubernur NTB.
“Siapa yang akan mendapat BPBL tergantung SK Gubernur dan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB,” katanya saat gelaran media gathering bersama Wartawan di Aula Kantor PLN UIW NTB, Selasa 23 Juni 2026.
Menurut Sri Heny Purwanti, pihaknya hanya melaksanakan pemasangan kWh meter sesuai SK gubernur. Soal bagaimana dan siapa yang berhak mendapatkan BPBL sepenuhnya kewenangan Pemerintah Provinsi NTB.
Walau begitu, kata Sri Heny Purwanti pihaknya sudah mengusulkan agar para penerima BPBL diajukan oleh perangkat pemerintahan dari bawah seperti desa/kelurahan yang mengajukan ke kabupaten/ kota dan dilanjutkan ke provinsi (ESDM).
“Ini dilakukan agar BPBL tepat sasaran,” katanya.
Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan di PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) NTB, Nurul Hadi menegaskan dengan adanya BPBL kepada keluarga miskin diharapkan berdampak pada meratanya akses listrik sehingga tercipta keadilan energi.
Disamping itu kata Nurul Hadi akan tercipta pula perputaran ekonomi di masyarakat.
“Terjadi pertumbuhan ekonomi khususnya di desa,-desa,” katanya.***














