Peduli Lingkungan Tobelo! PLN UIK Dwipantara Tanam Mangrove, Konservasi Mamoa Hingga Lepas Tukik

Berbagi75 Dilihat

BERBAGI News – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara melalui Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Maluku melaksanakan aksi pelestarian lingkungan di kawasan pesisir Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, melalui penanaman 45 bibit mangrove, konservasi 40 telur burung mamoa, dan pelepasan 25 ekor tukik.

Kegiatan bertajuk “Tobelo Rawat Bumi” yang digelar dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama PLN Nusantara Power Services (NPS), PLN Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua (UIP MPA), PT Mitra Karya Prima (MKP), Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.

Baca Juga:  Berbagi Peduli! PLN NTB Salurkan Bantuan untuk Guru Ngaji dan Penyandang Disabilitas di Lombok

Kolaborasi lintas pemangku kepentingan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir.

General Manager PLN UIK Dwipantara, Rita Triani, mengatakan bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjalankan bisnis ketenagalistrikan yang berkelanjutan.

Menurutnya, keberadaan PLN tidak hanya memastikan pasokan listrik yang andal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan dilakukan secara berkelanjutan. Penanaman mangrove, konservasi burung mamoa, dan pelepasan tukik menjadi bentuk kepedulian bersama untuk menjaga ekosistem pesisir agar tetap lestari bagi generasi mendatang,” ujar Rita.

Baca Juga:  Karang Taruna Kediri Selatan Berbagi

Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kawasan pesisir, mulai dari mengurangi abrasi, menyerap karbon, menjaga kualitas perairan, hingga menjadi habitat berbagai biota laut.

Sementara itu, konservasi telur burung mamoa dan pelepasan tukik merupakan upaya mendukung pelestarian satwa endemik serta menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah pesisir Maluku Utara.

Manager PLN UPK Maluku, Maknun Amin, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan melalui aksi nyata yang dilakukan secara bersama-sama. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam mewujudkan upaya pelestarian yang berkelanjutan.

“Melalui kegiatan konservasi ini, PLN bersama seluruh pemangku kepentingan ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi habitat alami serta menjaga kekayaan hayati Maluku Utara. Kami percaya, langkah kecil yang dilakukan bersama akan menghasilkan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan di masa depan,” kata Maknun.

Baca Juga:  Tangan Berbagi Bersama Pemkab, Berbagi Untuk Anak Thalasemia Se Lampung Utara

Program “Tobelo Rawat Bumi” merupakan bagian dari implementasi komitmen PLN terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Melalui kolaborasi dan aksi pelestarian lingkungan, PLN berupaya menghadirkan manfaat yang tidak hanya dirasakan melalui layanan kelistrikan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan keanekaragaman hayati. ***

banner 336x280