Polisi Mataram Kawal Kunjungan Gus Miftah di Gereja Katolik St. Maria, Pesan Toleransi Menggema

Daerah93 Dilihat

Mataram, BERBAGI News – Polsek Mataram memberikan pengamanan penuh terhadap kunjungan kerja Utusan Khusus Presiden RI Bidang Kerukunan Umat Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, di Gereja Katolik St. Maria Immaculata, Jalan Pejanggik No. 37, Kota Mataram, Rabu (12/08/2026) siang.

Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Personel gabungan Polresta Mataram dan Polsek Mataram diterjunkan dengan pola pengamanan terbuka maupun tertutup.

Kapolsek Mataram AKP Amrozi Hamidi, S.H., mengatakan pengamanan difokuskan pada keselamatan Gus Miftah bersama rombongan serta para pengurus dan jemaat gereja yang mengikuti kegiatan.

Baca Juga:  Cegah Korupsi dan Perkuat Pendampingan Hukum, ini yang dilakukan PLN dan Kejaksaan Tinggi NTB

“Kami menerjunkan personel gabungan dari Polresta Mataram dan Polsek Mataram untuk melakukan pengamanan terbuka maupun tertutup. Prioritas kami adalah memastikan keamanan Utusan Khusus Presiden, rombongan, serta para pengurus gereja yang hadir,” ujar AKP Amrozi Hamidi.

Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat pesan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Mataram. Kehadiran Gus Miftah juga menjadi bagian dari upaya mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.

Dalam kegiatan tersebut, Gus Miftah disambut hangat oleh Romo Gereja Katolik St. Maria Immaculata, Romo Lorensius Ano, bersama jajaran pengurus gereja. Turut mendampingi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB Dr. H. Zamroni Aziz, S.Hi., M.H., serta Kepala Kemenag Kota Mataram H. Hamdun, S.Ag., M.H.I.

Baca Juga:  Jembatan Rusak, Jalan Utama Dasan Cermen - Rumak segera DITUTUP

Selain membahas penguatan kerukunan umat beragama, pertemuan tersebut juga menjadi ruang bagi pihak gereja untuk menyampaikan aspirasi. Romo Lorensius Ano menyampaikan permohonan bantuan pembangunan Rumah Adorasi yang merupakan salah satu tempat penting dalam tradisi Katolik.

“Selain berdiskusi mengenai penguatan kerukunan umat beragama, pihak gereja juga menyampaikan aspirasi terkait permohonan bantuan pembangunan Rumah Adorasi,” jelas Kapolsek.

Baca Juga:  NTB Membawa Nama baik Indonesia di Asian International Festival

Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 12.50 WITA tersebut berlangsung singkat dan penuh keakraban hingga berakhir pada pukul 13.15 WITA.

Kapolsek Mataram mengapresiasi seluruh pihak yang turut menjaga keamanan dan ketertiban selama kunjungan berlangsung. Menurutnya, kondusivitas yang terjaga menjadi cerminan kuatnya toleransi masyarakat di Kota Mataram.

“Situasi akhir di lokasi terpantau sangat kondusif. Kami berterima kasih atas kerja sama semua pihak sehingga pesan perdamaian dan keberagaman dapat tersampaikan dengan sejuk di wilayah hukum Polsek Mataram,” pungkas AKP Amrozi Hamidi.

banner 336x280