BERBAGI News – Tuan Guru Haji (TGH) Ahmad Tretetet, salah satu tokoh ulama kharismatik legendaris dari Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dikenal luas sebagai “tuan guru tanpa pondok pesantren”.
Berbeda dengan kebanyakan tuan guru di Lombok yang umumnya mendirikan lembaga pendidikan formal atau pondok pesantren untuk mengajar santri, TGH. Ahmad Tretetet memilih jalan pengabdian yang unik:
Nama asli beliau sebenarnya adalah Tuan Guru Haji Ahmad. Julukan “Tretetet” melekat karena beberapa versi cerita rakyat yang hidup di tengah masyarakat Sasak.
Kebiasaan beliau yang gemar tertawa khas dengan mengeluarkan bunyi atau tiruan suara “tretetet” di sela-sela interaksinya. Bibir beliau yang kerap melafalkan dzikir atau ucapan tertentu (seperti kata “halal” atau ungkapan penuh canda nan sarat makna) dengan ritme yang cepat.
TGH. Ahmad Tretetet Meninggal Dunia pada 19 Desember 1985. Beliau dimakamkan di Karang Kelok, Kelurahan Monjok, Kota Mataram. Hingga hari ini, kompleks makam beliau sangat dihormati dan sernfg di kunjungi peziarah yang datang dari berbagai penjuru Lombok maupun luar daerah untuk mengenang keteladanan sang tuan guru merdeka yang ikhlas mengabdikan hidupnya tanpa sekat-sekat institusi formal. ***



















