Pesona Keindahan Wisata Desa Bonjeruk

Reporter: Dedi Suhadi

Pariwisata1849 Dilihat

“Banyak event budaya yang melibatkan masyarakat selain kuliner,” katanya.

Sedang dari sisi sejarah, kata Usman di Bonjeruk masih ada kantor  distrik pertama yang dibangun pada 1933 selain  Masjid Raden Nunu Unas yang dibangun pada 1800-an dan situs geologi di sungi Bonjeruk.

“Kami menyebut kantor Distrik pada zaman Kolonial dengan sebutan Gedeng Beleq,” katanya.

Baca Juga:  Disbudpar Gelar Pelatihan Pengelolaan Destinasi Wisata dalam Penerapan CHSE

Menyangkut transportasi dan akomodasi, Usman menyatakan wisatawan tak perlu khawatir. Pasalnya, Desa Bonjeruk bisa ditempuh dengan berbagai kendaraan.

Baca Juga:  UNRAM Farming : "Ketika Rekreasi Dipadu Dengan Edukasi Maka Bertani Akan Menyenangkan"

“Jika dari bandara (BIZAM) ditempuh sekitar 20 menit, sedang bila dari Mataram sekitar 30 menit,” katanya.

Untuk mengunjungi Desa  Bonjeruk,  jelas Usman wisatawan bisa datang secara berkelompok atau sendiri-sendiri.

Baca Juga:  Direktur Operasi ITDC: Akhirnya Lipco Jewelry Hadir di Mandalika

“Bila ingin menginap lebih lama wisatawan bisa menginap di homestay  atau cottage dengan tarif  dari 150 hingga 400 ribu rupiah permalam,” katanya. (DSHD)

banner 336x280