MotoGP ke 4 di Indonesia, Hotel Boleh Naikkan Tarif tapi

Daerah926 Dilihat

Mataram, BERBAGI News – Penjabat Sekda Provinsi NTB, Lalu Moh. Faozal meminta para pengusaha tidak lagi membuat paket yang memberatkan para penonton motoGP.

“Pengusaha harus merubah pola usahanya,” katanya usai Rakor MotoGP, Senin 15 September 2025.

Menurut Faozal, jika dulu masih ada paket yang mengharuskan penonton menginap sekian hari maka pada event ke empat motoGP ini tidak boleh lagi ada.

Baca Juga:  Semangat Kemerdekaan serta Sinergi Energi dan Budaya, PLN UIW NTB Pastikan Kelistrikan Andal di Festival Sangiang Api 2025

“Kalau mau menaikan tarif masih diperkenankan tapi membuat paket jangan karena itu memberatkan penonton,” katanya.

Hal ini menurut Faozal sesuai dengan surat edaran Gubernur NTB yang memperbolehkan adanya kenaikan tarif hotel.

Baca Juga:  Upskilling Kampus Yantek! PLN Tingkatkan Kompetensi Petugas

“Misal, hotel yang berada di ring satu naik sekian persen, ring dua sekian. Itu sudah diatur dalam surat edaran Gubernur yang baru,” katanya.

Untuk mengawasi pelaksanaan surat edaran Gubernur tersebut, jelas Faozal pemerintah Provinsi NTB membentuk Satuan Tugas (Satgas).

Baca Juga:  Pilpres Mahasiswa IAIH Pancor 2024, Pasangan DASA Maju Membawa Perubahan

“Satgas ini fungsinya mengawasi persoalan transportasi dan akomodasi  selama perhelatan motoGP,” katanya.

Mengenai sanksi, Faozal menegaskan nanti dilihat dari apa yang ditemukan satgas di lapangan. *

banner 336x280